Berlibur Yang Baik

Berlibur Yang Baik

Penulis Ustadz Andi Rahman, SSI, MA. - Pengajar Quran Learning Centre

Masa liburan sekolah tiba. Sebagian dari kita menggunakan waktu liburan untuk pergi bertamasya dan melakukan kegiatan bersama keluarga yang biasanya sulit dilakukan saat hari-hari biasa. Ada yang berlibur ke pantai, mengunjungi sanak keluarga di kampung, dan ada yang ke luar negeri.

Berlibur sendiri hukumnya mubah selama tujuan dan kegiatan yang dilakukan selama berlibur tersebut juga mubah. Secara implisit, Alquran surah al-‘Ankabut ayat 20 menjelaskan kebolehan bepergian dengan niat bertamasya, “Katakanlah: Berjalanlah di (muka) bumi lalu perhatikanlah bagaimana Allah memulai penciptaan…”.

Dengan melakukan perjalanan, seorang mukmin diharap bisa melihat keagungan Allah Ta’ala di balik kebesaran alam semesta yang menjadi ciptaan-Nya. Pada akhirnya, keimanannya akan bertambah dan dengan kesadaran penuh dirinya akan mengucapkan tasbih: ”Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS. Alu Imran ayat 191).

Selama menjalani liburan, kita diharuskan menjaga akhlak serta tetap menjalankan kewajiban dan menjauhi larangan Allah Ta’ala. kita harus yakin bahwa di manapun berada, seorang hamba tetap dalam pengawasan Allah Ta’ala. Ia akan mempertanggungjawabkan segala perbuatannya kepada Allah Ta’ala di hari Kiamat. Jika kita sebagai orang tua, maka kita wajib menyiapkan liburan yang baik bagi anak-anak. Orang tua juga harus memastikan bahwa anak-anaknya akan menjalani liburan dengan baik. Hal ini berlaku karena orang tua memiliki kewajiban menjaga dan mendidik anaknya agar menjadi hamba Allah yang shalih, sebagaimana dinyatakan secara lugas dalam surah al-Tahrim ayat 6, ”Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari (siksa) api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu...”.

Setelah menjalani liburan, kepenatan dan kecapean selama menjalani rutinitas kerja dan sekolah bisa berkurang, atau bahkan hilang. Di waktu yang sama, keimanan seseorang akan bertambah setelah menyaksikan kebesaran ciptaan Allah Ta’ala. Maka, liburan yang baik akan menjadikan seorang hamba lebih shalih dan lebih produktif. Allah A’lam.